08
Oct
didik dibekali dengan keterampilan menggambar manual dan digital,
membuat storyboard, mendesain karakter (character design), memahami
prinsip animasi 2D dan 3D, serta menguasai perangkat lunak animasi seperti
Adobe Animate, Toon Boom, Blender, Autodesk Maya, dan After EAects. Selain
keterampilan teknis, peserta didik juga dilatih berpikir kreatif, peka terhadap
estetika visual, serta mampu menyusun alur cerita (storytelling) yang kuat.
Proses pembelajaran dilakukan secara berbasis proyek (project-based learning)
yang mendorong peserta didik menghasilkan portofolio digital, baik dalam
bentuk film pendek animasi, iklan layanan masyarakat, video edukatif, maupun
konten media sosial.
Melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di industri kreatif atau studio
animasi, peserta didik mendapatkan pengalaman kerja nyata dan jejaring
profesional. Program ini dirancang agar lulusannya siap memasuki dunia kerja
sebagai animator, ilustrator digital, desainer karakter, video editor, atau
pengembang game, serta memiliki kemampuan berwirausaha di bidang konten
kreatif. Selain itu, pembelajaran juga terintegrasi dengan nilai-nilai profil lulusan,
sehingga lulusan tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter jujur,
mandiri, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan industri kreatif yang
dinamis.






Belum ada komentar yang disetujui. Jadilah yang pertama berkomentar!